Get Adobe Flash player
Logo Wonderful Indonesia

Hotel

Quick Link

Kaltim Prov. Website

Disbudpar Provinsi Kaltim

Kementrian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Indonesia

Balikpapan

Balikpapan merupakan pintu gerbang utama untuk berwisata ke Kabupaten dan Kota di Kalimantan Timur. Bandara Sepinggan merupakan Bandara Internasional yang ada di Kota Balikpapan serta pelabuhan laut Semayang. Kilang–kilang minyak yang memenuhi Kota Balikpapan hampir 2,5 kilometer persegi memberikan atraksi wisata tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung di Kota Balikpapan. Sebagai Destinasi Utama di Kalimantan Timur, Kota Balikpapan dilengkapi pula dengan beberapa sarana Hotel berbintang sehingga kota ini pun layak untuk peyelenggaraan Wisata MICE. Obyek Wisata Unggulan di Kota Balikpapan adalah Pantai Manggar dan Penangkaran Buaya.

*. Obyek Wisata Unggulan Di Kota Balikpapan :
  • Pantai Manggar Segarasari

Merupakan sebuah pantai yang selalu dipenuhi pengunjung dengan pepohonan kelapa yang rindang sambil menikmati deburan ombak dan pasir pantainya. Letaknya 22 km dari pusat kota atau 9 km ke arah Timur dari Bandara Sepinggan dan sarana penunjang aksesibilitas yang nyaman untuk menuju obyek tersebut. Dapat dicapai dengan kendaraan roda dua/empat dan angkutan kota No.7. Fasilitas umum yang tersedia yaitu Tempat Parkir, Shelter, Ruang Informasi, Papan Petunjuk, Warung Kaki Lima, Toilet/Kamar Mandi/WC.

  • Penangkaran Buaya

Terlatak di Kelurahan Tritip-Balikpapan Timur, dengan luas area 5 Ha dan dapat ditempuh dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Di tempat ini pengunjung dapat melihat beragam Buaya dengan berbagai ukuran dan jenisnya diantaranya seperti Buaya Muara (Crocodylus Porosus), Buaya Supit (Tamistoma Scheillius), Buaya Air Tawar (Crocodylus Siamilisus).

Tujuan dari kegiatan Penangkaran Buaya ini adalah pengembangan satwa liar, budi daya kulit dan sarana wisata. Tempat ini dapat dicapai dengan kendaraan umum angkutan kota no.7 atau kendaraan pribadi.

Fasilitas umum yang tersedia adalah Tempat Parkir, Toilet/WC, Warung Penjualan Makanan dan Minuman serta Cinderamata, Balai Pertemuan sebagai tempat bagi para pengunjung untuk beristirahat dan melihat anak-anak Buaya dari berbagai ukuran dan jenisnya. Tempat ini dibuka untuk umum mulai pukul 08.00-17.00 setiap hari.

  • Taman Agrowisata

Diresmikan tanggal 17 Desember 1997 oleh Bapak Try Sutrisno (mantan Wakil Presiden RI). Terletak di Jl.Soekarno Hatta Km.23 dan Luas taman ini adalah 100 ha. Berbagai jenis Tanaman Tropis dapat dilihat disini. Tersedia juga tempat terbuka untuk beristirahat/piknik, rumah panjang dengan ornamen Dayak untuk berteduh, dan tempat berkemah dengan pemandangan alami. Taman ini terbuka untuk umum setiap hari dan dapat dikunjungi dengan menggunakan kendaraan roda dua/empat, dan tersedia juga angkutan umum kota trayek no.6.

  • Hutan Lindung Sungai Wain

Merupakan salah satu dari Hutan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk menjadi Hutan Lindung dengan luas 10.025 ha. Sungai Wain sepanjang 18.300 m dengan airnya yang jernih di kiri kanannya terdapat deretan Hutan Bakau. Habitat binatang yang terdapat di Hutan Lindung Sungai Wain mulai dari Ikan, Kepiting, Burung, Kera, Orang Utan, dll.

  • Jembatan Ulin Kariangau

Lokasinya 11 km dari pusat Kota Balikpapan. Masyarakat menyebutnya sebagai “Jembatan Kayu Ulin Terpanjang Di Dunia” karena panjangnya mencapai 800 m dengan lebar 2 m. terbuat dari Kayu Ulin (dikenal sebagai Kayu Besi di Pulau Jawa) yang terkenal akan kekuatannya.

Terdapat sebuah perkampungan nelayan tua di salah satu ujung jembatan, yang awalnya didiami oleh para pendatang dari pulau lain sekitar Pulau Kalimantan. Terdapat Hutan Bakau yang lebat di kiri jembatan, yang sebagian dimanfaatkan sebagai Tambak oleh penduduk setempat. Hutan Bakau ini bila siang hari kering dan terendam disaat pasang air laut. Disisi kanan pemandangan lepas ke Teluk Balikpapan.

  • Monumen Perjuangan Rakyat

Terletak di pusat kota, tepatnya di depan Kantor Makodam VI Tanjung Pura di Jl.Jend. Sudirman dengan luas 8.994 M2. Monumen ini terletak dipinggir pantai, sehingga mudah dicapai secara keseluruhan, area monumen ini tertata dengan baik.

Fasilitas yang ada yaitu tempat duduk, jalur pejalan kaki, tempat bermain anak-anak seperti ayunan, jungkat jungkit, warung kaki lima, tempat parkir, toilet, dll.

Disisi yang menghadap pantai terdapat sebuah kolam hias dan sebuah pelataran yang biasa digunakan untuk pagelaran tari. “Panggung” terbuka ini berlatar belakang dengan penonton duduk di anak tangga naik menuju patung monumen. Bangunan dasar monumen dari luar terlihat sebagai tangga menuju Patung Tiga Prajurit yang sedang berusaha mendirikan Bendera Merah Putih menghadap ke pantai.

  • Taman Bekapai

Terletak didepan kantor PLN Jl.Jend. Sudirman. Tempat ini padat dikunjungi masyarakat terutama pada hari libur. Ditengahnya terdapat patung/monumen dengan air mancur (yang menggambarkan keluarnya semburan minyak dari perut bumi) sangat indah bila dilihat pada malam hari dengan pencahayaan lampu dan dilengkapi dengan adanya kolam-kolam kecil dengan air mancur.

  • Pantai Melawai

Terletak di Jl.Jend.Sudirman (berdekatan dengan pantai Strans). Merupakan tempat yang indah untuk bersantai dengan keluarga, sambil duduk lesehan menikmati pemandangan laut Teluk Balikpapan.

Berbagai macam makanan khas/tradisional tersedia disini. Tempat ini mulai ramai dikunjungi pada pukul 19.00 sampai dengan pukul 24.00 WITA. Hari Sabtu dan Minggu merupakan hari yang ramai pengunjungnya.

  • Meriam Peninggalan Jepang

Berada dikawasan Asrama Bukit Kelurahan Kampung Baru Ilir (Sidodadi) kurang lebih 8 km dari pusat kota. Meriam ini menggambarkan bahwa saat perang dunia II merupakan tempat strategis untuk bertahan. Luas area kurang lebih 2.500 m2, dan dari tempat ini dapat dilihat pemandangan Kota Balikpapan yang tertutup rimbunan pepohonan. Untuk dapat menuju lokasi ini dapat dicapai dengan angkutan kota no.5 dan no.6.

  • Kampung Atas Air

Disebut Kampung Atas Air karena didirikan diatas air. Mulanya kampung ini didirikan secara tradisional oleh masyarakat yang mayoritas adalah Suku Bugis. Jembatan Kayu Ulin terdapat disini sebagai jalur/jalan utama. Di salah satu ujung jembatan terdapat dermaga perahu nelayan dan tempat pengolah Udang/Ikan hasil tangkapan.

Untuk dapat mencapai lokasi ini, dapat ditempuh dengan kendaraan dan angkutan kota no.1, no.5 dan no.6.

Share & Enjoy

Share to Google Buzz
Share to Google Plus
Share to LiveJournal
EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
Visit Kaltim

Buku Tamu

You must be signed in to post a comment


Hit Counter provided by recruiting services

Kontak Online